4 Kebiasaan Aneh Tamu Undangan Pesta Pernikahan

4 Kebiasaan Aneh Tamu Undangan Pesta Pernikahan

Observatoriolp.com Bagi yang pernah melangsungkan pesta pernikahan atau membantu kelancaran pesta pernikahan, tentunya akan menemui beberapa keanehan yang dilakukan oleh tamu undangan. Sebenarnya, keanehan ini tergolong wajar karena memang kebiasaan di indonesia akan melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut.

Sangat aneh dan menggelitik memang, namun kita juga harus mengetahui apa saja kebiasaan aneh tersebut. Kenapa? Agar nantinya bisa terhindar atau mengantisipasi jika kebiasaan ini menimpa acara pernikahan dikeluarga tentunya.

1. Kritikan

Bukan sebuah rahasia lagi jika para tamu undangan seringkali melayangkan beberapa komentar yang berisikan kritikan pedas untuk tuan rumah yang melakukan hajatan. Misalnya saja tentang make up penganti yang terlihat jelek, norak dan sebagainya. Kebanyakan akan melakukan kritikan terhadap penampilan, layanan dan membanding-bandingkannya dengan pesta lainnya. Hal ini akan terasa sangat mengesalkan jika disampaikan langsung kepada tuan rumah atau didengar melalui perantara yang lainnya.

Inilah mengapa para calon pengantin akan mati-matian merencanakan dan mewujudkan pernikahan impian mereka tanpa cela. Mengingat pesta tersebut nantinya akan ditampilkan untuk khalayak ramai dan juga untuk mencapai kebanggaan tersendiri. Untuk itu, diperlukan rekan-rekan yang ahli dan memang totalitas dalam membantu kelancaran dari pesta tersebut.

Baca Juga : Persiapan Menjelang Pernikahan

Tidak jarang juga, calon pengantin akan jauh-jauh hari mencari dan menentukan siapa saja yang akan bertanggung jawab terhadap pestanya nanti. Mulai dari wedding organizer, catering wedding, percetakan undangan maupun hiburan dan photografer andalan. Hal ini guna mengantisipasi adanya kesalahan di dalam pesta dan tidak membuat pesta tersebut menjadi kacau. Tentunya, juga menghindari kritikan sadis dari para tamu undangan.

2. Bungkusan Makanan

Pastinya bukan hal yang aneh lagi ketika kita melihat beberapa tamu yang akan membawa bingkisan makanan dari tempat pesta untuk pulang kerumahnya, bukan? Hal ini kerap dilakukan oleh tamu-tamu undangan. Dimana beberapa diantara mereka tanpa diikuti rasa bersalah untuk membungkus makanan-makanan yang mereka sukai agar bisa dicicipi dirumahnya sendiri. Bukan sebuah tindakan kriminal memang, namun ini kadang sedikit merepotkan tuan rumah. Dimana mereka harus menyediakan bingkisan makanan yang pastinya kadang akan dimintai oleh tamu tersebut.

Walaupun kegiatan ini sebenarnya terlihat memalukan, tapi masih banyak juga tamu-tamu undangan yang melakukan hal tersebut. Alasannya terkadang sederhana. Dimana mereka beranggapan bahwasanya sang tuan rumah yang mengadakan pesta sedang melakukan syukuran dan akan berbagi kepada siapa saja. Apalagi jika menu makanan dan minuman yang disajikan sangat lezat, menarik dan tidak umum dijumpai. Hal ini akan memicu beberapa tamu untuk melakukan hal tersebut.

3. Isi Amplop

Menggunakan amplop sebagai media terima kasih atas jamuan makan yang disuguhkan oleh tuan rumah masih banyak dilakukan oleh tamu-tamu undangan. Namun, masalahnya adalah isi dari amplop tersebut. Tuan rumah yang menyelenggarakan pesta memang tidak bisa memberi patokan seberapa besar tamu harus menyumbangkan atau mengucapkan terima kasih atas jamuan mereka. Hanya saja masalah “amplop kosong” ini patut diketahui dan dipertimbangkan.

Karena tidak sedikit calon mempelai yang rela untuk berhutang hanya demi keberlangsungan pesta pernikahan yang meriah. Tapi, coba pertimbangkan lagi bagaimana cara membayar hutang tersebut dikemudian hari. karena boleh dikatakan sangat jarang sekali pasangan pengantin yang mendapatkan “balasan” setimpal atas penjamuan yang mereka sediakan. Jika memang tidak memiliki budget lebih yang akan dihabiskan hanya untuk kebutuhan pesta, maka atur ulang kembali rencana tersebut. Jangan sampai ini malah menjadi kendala setelah pesta selesai digelar.

4. Rombongan Keluarga

Mengundang semua anggota keluarga untuk menghadiri pesta pernikahan? Mungkin ini adalah hal yang wajar. Terkadang, hal yang kurang wajar ini terjadi ketika tamu undangan yang kita undang membawa banyak rombongan kepesta tersebut. Tujuannya memang baik, dimana pesta akan menjadi lebih ramai dan meriah. Namun, tetap saja ada beberapa dampak negatif yang akan terjadi ketika hal ini terlaksana.

Misalnya saja menghabiskan lebih banyak souvenir pernikahan, dimana mereka akan mengambil souvenir tersebut untuk masing-masing anggotanya. Dan bahkan menuju kepada menu yang disajikan. Tentunya mereka akan mencicipi berbagai menu pilihan yang tersedia. Dan imbasnya adalah kekurangan porsi menu pesta yang sebelumnya sudah disepakati. Inilah salah satu alasan mengapa lebih disarankan menyewa jasa catering wedding yang dekat dengan lokasi pesta.

Setidaknya jika memang kurang, maka bisa langsung didatangkan kembali tanpa takut akan keterlambatan dan kehabisan makanan dalam waktu yang lama. Masalah ini juga melatarbelakangi mengapa sangat disarankan setidaknya mengambil porsi lebih banyak dari jumlah daftar tamu yang akan diundang. Karena kita tidak pernah tahu berapa banyak yang ikut dalam daftar rombongan tamu tersebut. Dan, kita juga tidak pernah tahu seberapa banyak porsi yang dihabiskan. Bisa jadi mereka mengambil porsi tambahan alias ketagihan dengan menu yang disajikan.

Nah, bagaimana? Kebiasaan-kebiasaan tamu undangan pesta pernikahan diatas pastinya sudah pernah dijumpai, kan? Bahkan keunikan perilaku undangan ini akan membuat pesta menjadi lebih meriah jika sudah ditangani dengan baik. Namun, tetap saja harus mengantisipasi agar tidak salah langkah. Ketahui hal tersebut dan lakukan antisipasi agar pesta pernikahan tetap menjadi pesta yang meriah, ya!

suber : catering surabaya