Pentingnya Penjemuran Bagi Burung Peliharaan

Pentingnya Penjemuran Bagi Burung Peliharaan –Masing – masing makluk hidup di dunia ini membutuhkan sinar matahari terutama pada waktu di pagi hari yang berfungsi untuk kelangsungan kehidupan mereka agar tetap bugar, tak terkecuali burung ocehan dan peliharaan dari jenis Burung Kenari.

Seperti yang diketahui bahwa Burung Kenari adalah salah satu burung hasil rekayasa manusia dari leluhur burung liar di tengah hutan Pulau Kalimantan di Indonesia yang mengalami proses adaptasi beratus – ratus tahun lamanya dan pada kahirnya menjadi hewan peliharaan manusia yang bernilai jual cukup menarik.

Nah, sebagaimana burung ciptaan Tuhan dengan rekayasa manusia, maka Burung Kenari lebih suka memilih untuk hidup berdampingan dengan manusia di teras rumah tergantung manis di dalam sangkar atau di dalam sangkar halaman rumah mereka.

Meskipun mereka sangat menyukai kehidupan di dalam sangkar, Burung Kenari membutuhkan sinar matahari dalam jumlah mencukupi untuk mendukung dan mendapatkan kehidupan yang lebih sehat.

Burung Kenari yang hidup di dalam sangkar karena kurang sinar matahari akan menjadi seekor burung yang tumbuh abnormal dan jarang mampu hidup dalam umur yang panjang. Sinar matahari ultraviolet (YV) merupakan salah satu bagian dari sinar matahari di pagi hari yang berguna bagi kesehatan pertumbuhan burung ini.

Seperti diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang beruntung sekali memperoleh sinar matahari di sepanjang waktu sekalipun sedang musim hujan / musim dingin.

Berbeda dengan negara lainnya yang masing – masing mempunyai 4 musim, mereka jarang sekali mendapatkan sinar matahari di sepanjang waktu, maka dari itu agar mereka tetap selalu memiliki sinar matahari yang pas untuk menjaga kebugaran tubuh maka para pengkoleksi dan hobiis burung di sana wajib memasangkan beberapa lampu ultraviolet di dalam sangkar burung yang dibangun dalam ukuran rata – rata lebih besar dibandingkan dengan ukuran sangkar di sini, warna sinar lampu neon pafa umumnya dipilih yang berwarna putih, bukan berwarna merah muda atau biru seperti untuk penghangat ikan di kolam aquarium dimana diketahui bahwa sekitar lebih dari 30 tahun, para pakar burung, peternak dan dokter hewan di dunia melakukan penelitian guna mengetahui fungsi lampu neon ultraviolet untuk memberikan kehangatan alami ahar kelangsungan hidup burung peliharaan terjamin.

Di negara 4 musim di luar negeri, musim semi dan musim panas merupakan waktu yang pas untuk melakukan beternak unggas termasuk burung ocehan atau burung murai, fenomena ini telah berkali – kali sukses diteliti dan kebenarannya adalah nyata.

Dibutuhkan intensitas pencahayaan, pakan, temperatur dan kondisi pemeliharaan lainnya guna mempengaruhi instink antara burung jantan dan betina untuk mau kawin dan memiliki kesuburan yang sehat.

Dimana diketahui bahwa ketika sedang musim semi, kondisi di hutan – hutan di negara 4 musim di luar negeri memiliki panjang siang yang cukup besar yang berpengaruh bagus terhadap asupan sinar matahari bersinar juga memiliki waktu yang panjang, hal inilah memberikan sebuah pengaruh yang besar terhadap kegiatan penelitian tentang kehidupan menarik dan menyehatkan dari hewan – hewan peliharaan unggas termasuk burung yang terfokus terhadap meneliti fungsi pencahayaan dibanding dengan stimulus kesuburan, burung yang hidup di alam liar pada waktu musim semi akan memiliki hasrat atau rasa birahi yang memuncak untuk bisa memiliki insting kawin dengan pejantan masing – masing sama halnya pada burung peliharaan anda dalam sangkar di rumah yang pencahayaannya didapat dari alam sesuai dengan panjang siang pada musim semi.

Bagaimana Sinar Matahari Mempengaruhi Burung Peliharaan ?

Kolektor, peternak dan perusahaan peternakan ayam di Indonesia rata – rata mengetahui bahwa dengan memanfaatkan pencahayaan yang cukup besar dan tepat aplikasi maka akan berpengaruh positif terhadap hasil tetasan dan angka kehidupan anakan maupun indukannya menjadi besar.

Kumpulan Dokter Hewan di dunia sukses menemukan bahwa hewan unggas terutama burung dan reptil biasanya menunjukkan adanya system kekebalan tubuh yang mulai berkurang akan kandungan zat kalsium meskipun pakannya mengandung sumber kalsium dalam jumlah yang mencukupi.

Salah satu dari tanda kekurangan ini adalah diobservasi melalui sinar X dan ditemukan tanda Hypocalcemia atau kondisi tubuh kekurangan zat kalsium. Tanda Hypocalcemia adalah adanya peningkatan kolestrol dalam darah, cangkang telur yang lunak dan pertumbuhan yang tidak normal, rasa ketakutan, ketidak – normalan pada hati dan tulang, dan kondisi Tetany.

Tetany adalah kondisi dimana terjadi kontraksi otot menjadi tidak normal dan rasa sakit yang berlebihan pada otot dikarenakan metabolisme yang kurang normal karena kekurangan zat kalsium.

Nah membaca ulasan singkat dari kami tersebut di atas, kesimpulan yang bisa kami berikan bagi anda pembaca yang budiman dan masih awam terhadap pentingnya manfaat penjemuran terhadap burung peliharaan anda di rumah adalah penjemuran atau pencahayaan wajib memakai lampu yang mengaplikasikan sinar ultraviolet sangat dibutuhkan dalam kondisi ini.

Contohnya adalah sinar ultraviolet memberikan pengaruh positif terhadap kinerja kelenjar – kelenjar dalam tubuh, seperti kelenjar gondok. Dimana diketahui bahwa kelenjar gondok bisa mengendalikan banyak fungsi penting dalam sistem burung.

Kelenjar gondok mengendalikan tentang bagaimana dan kapan kelenjar lainnya berfungsi sesuai dengan keberadaan masing – masing organ tubuh tersebut di dalam tubuh unggas, maka sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya anda melakukan penjemuran atau pencahayaan dalam waktu yang mencukupi bagi kesehatan dan kebugaran Burung Kenari atau burung ocehan peliharaan anda.

Perlu juga anda mengetahui tentang kondisi Hypothalamus (Hypothyroidsm atau kekurangan yodium) yang memiliki pengaruh buruk terhadap pertumbuhan bulu burung. Jika terdeteksi sejak dini ditemukan adanya masalah dengan hypotalmus pada burung peliharaan anda, biasanya terlihat bulu – bulu burung tumbuh kurang sehat dan indah.

Dalam kondisi seperti ini dibutuhkan kelenjar pineal untuk mengendalikan proses pertumbuhan subur pada burung seperti reproduksi dan proses ganti bulu. Kelenjar pineal akan bekerja secara normal apabila burung – burung anda dijemur dengan mendapatkan pencahayaan yang mencukupi. Perhatikan juga organ penting di sekitar area mata burung yang disebut dengan kelenjar harderian.

Kelenjar ini berfungsi untuk merasakan adanya cahaya untuk selanjutnya mengirim informasi yang didapat ke kelenjar pineal. Lalu kelenjar pineal dan kelenjar pituitary akan berfungsi mengatur proses dan sistem endokrin berjalan lancar pada burung.

Kondisi di atas wajib anda perhatikan lebih serius terutama pada Burung Kenari di Indonesia karena bisa berpengaruh besar terhadap suara yang dihasilkan semakin merdu ketika mereka sedang berkicau / bernyanyi, juga memberi kecerahan warna bulu tubuh, postur tubuh yang menarik dan lainnya.

Dimana tanpa nyanyian yang sempurna maka anda tidak akan dapat memelihara Burung Kenari atau burung ocehan lainnya dengan bagus. Mendapatkan sinar ultraviolet yang cukup akan banyak membantu produksi vitamin dalam tubuh Kenari.

Sumber : Ilmu Peternakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *