Lakukan Ini untuk Menjaga Gigi Tetap Putih Setelah Bleaching

bleaching gigi

Demi mendapatkan senyum yang indah, banyak orang melakukan perawatan bleaching agar gigi tetap tampak putih. Proses perawatan ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu in office bleaching dan at home bleaching. In office bleaching adalah perawatan pemutihan gigi yang dilakukan di klinik. Sedangkan at home bleaching merupakan perawatan yang dapat dilakukan sendiri di rumah namun tetap dalam pengawasan dokter. Meski bisa didapatkan secara instan dan proses perawatannya tidak memakan waktu lama, warna putih hasil bleaching bersifat sementara.

Menjaga gigi tetap putih setelah perawatan bleaching

Warna putih hasil perawatan bleaching umumnya dapat bertahan antara 6 sampai 12 bulan. Hal ini sangat bergantung pada kebiasaan serta asupan makanan pasien. Untuk mempertahankan warna putih gigi lebih lama, sebaiknya pasien mengurangi kebiasaan merokok. Kandungan tar dan nikotin pada rokok dapat meninggalkan noda pada gigi. Selain itu, konsumsi makanan ataupun minuman berpewarna buatan dapat menyebabkan diskolorasi gigi. Pasien juga dapat melakukan beberapa cara berikut ini agar warna putih gigi lebih awet.

  1. Rajin menyikat gigi

Tak hanya dua kali sehari, pasien juga perlu menggosok gigi secara rutin setidaknya 30 menit setelah mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung zat kromogen yang berpotensi merubah warna gigi.

  1. Konsumsi buah-buahan

Buah-buahan yang memiliki unsur asam cocok untuk menjaga gigi tetap putih. Buah-buahan juga dapat meningkatkan produksi air liur yang dapat mencegah munculnya plak. Buah-buahan yang baik untuk menjaga warna alami gigi adalah pisang, stroberi, lemon, dan apel. Pasien dapat memakannya dengan cara biasa, yaitu dikunyah secara merata sampai mengenai seluruh permukaan gigi. Pasien juga dapat menumbuk buah-buahan tersebut atau membuat jus untuk kemudian dioleskan pada gigi setiap hari.

  1. Menggunakan arang aktif

Arang aktif atau activated charcoal dipercaya dapat membersihkan noda sehingga gigi tampak lebih putih. Arang aktif bisa didapatkan dari hasil pembakaran kayu, tempurung kelapa, ataupun batu bara.

  1. Menggunakan minyak kelapa

Minyak kelapa memiliki kandungan asam laurat yang berfungsi menyingkirkan bakteri dalam plak gigi. Selain itu, minyak kelapa juga dapat meningkatkan kesehatan gusi dan menjaga kesegaran napas.

  1. Menggunakan cuka apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang dapat membunuh bakteri penyebab plak. Meski ampuh menjaga warna gigi tetap putih, asam asetat dapat mengikis lapisan enamel. Maka dari itu, pasien tidak dianjurkan untuk menggunakan cuka apel terlalu sering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *