Pelaku Mafia Anggaran Terus Bertambah

Pelaku Mafia Anggaran

Mafia Anggaran – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka kasus suap terhadap pegawai Kemente- rian Keuangan, Yaya Purnomo. Budi disangka memberikan Rp 400 juta kepada Yaya untuk memuluskan pengurusan dana alokasi khusus bagi Tasikmalaya pada tahun anggaran 2018. Atas dasar tersebut, KPK menetapkan BBD (Budi Budiman) menjadi tersangka, kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat, 26 April lalu. Menurut Febri, dalam suatu pertemuan pada awal 2017, Yaya menawarkan bantuan kepada Budi untuk meng urus DAK dengan syarat diberi komisi. Budi kemudian memberikan duit Rp 200 juta kepada Yaya sebagai uang komitmen.

Setelah DAK untuk Tasikmalaya tahun anggaran 2018 disetujui, Budi kembali menggelontorkan Rp 200 juta kepada Yaya dan sejumlah orang lain. Febri mengatakan kasus ini merupakan pengembangan dari perkara kasus suap usulan dana perimbangan daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tasikmalaya 2018. Dalam kasus itu, KPK telah memproses empat pelaku, di antaranya Yaya selaku Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Kementerian Keuangan serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Amin Santono.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhi Yaya hukuman 6 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 200 juta. Yaya terbukti menerima gratifikasi bersama pegawai Kementerian Keuangan lain, Rifa Surya, dengan menjanjikan delapan daerah mendapat alokasi anggaran DAK 2018, yakni Kabupaten Halmahera Timur, Kampar, Labuhanbatu Utara, Karimun, Tabanan, serta Kota Dumai, Balikpapan, dan Tasikmalaya. Adapun Amin Santono divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Nama Budi Budiman beberapa kali disebut dalam perkara itu. Budi pernah menjadi saksi dalam kasus suap Yaya pada 14 Agustus 2018. Kala itu dia membantah tudingan memberikan suap terkait dengan usul anggaran. Saya tidak pernah memberikan uang apa pun untuk terdakwa, katanya.

Dana Suap Yang Tidak Sedikit

Ingatlah suap merupakan tindakan tidak baik dan dilarang oleh agama, jadi jangan sekali-kali kita mau disuap dan jangan mau disuap oleh siapapun.

Melihat dana suap yang tidak sedikit jumlahnya, kalau digunakan untuk masyarakat kira-kira bisa untuk apa ya? Bagi orang yang mempunyai hutang, uang sejumlah tersebut menjadi solusi cara mengatasi hutang rentenir, bagi orang yang rumahnya rusak bisa untuk memperbaiki rumah, kalau untuk anak kos, bisa dipergunakan untuk membayar kos selama bertahun-tahun.