3 Konsep Rumah Ramah Lingkungan Yang Di Terapkan di Rumah Anda

Rumah ramah lingkungan – Memang sangat sulit untuk memiliki rumah di daerah perkotaan yang dihuni oleh penduduk. Selain itu, meningkatnya polusi udara juga dapat mempengaruhi kesehatan penghuni. Penggunaan pencahayaan dan pendingin udara pada siang hari juga dapat menyebabkan pemanasan global yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Konsep Rumah Ramah Lingkungan

Sebelumnya, pernahkah Anda mendengar tentang rumah ekologis atau ekologis? Rumah ramah lingkungan adalah konsep rumah minimalis modern yang bertujuan melindungi lingkungan, misalnya dengan menghemat listrik dan air. Konsep rumah ramah lingkungan dapat berdampak positif bagi lingkungan dan keluarga Anda. Apa efek positifnya?

Pertahankan lingkungan
Seperti namanya, eco-rumah atau rumah hijau dapat melindungi lingkungan. Ini seperti menggunakan sinar matahari sebagai cahaya di siang hari dan mengurangi penggunaan AC.

Kurangi tagihan listrik
Konsep rumah hijau atau ramah lingkungan dapat mengurangi tagihan listrik Anda … Jika, pada siang hari, Anda menyalakan lampu untuk menerangi rumah Anda dan mendinginkan kamar Anda, tagihan listrik Anda pasti akan meningkat.

Namun berbeda dengan konsep rumah ramah lingkungan. Konsep ini lebih didasarkan pada manfaat alam, seperti cahaya alami atau udara yang menyejukkan dan menyinari rumah Anda, sehingga Anda tidak perlu menyalakan AC atau lampu di siang hari.

Minimalkan polusi udara
Seperti yang Anda ketahui, polusi udara dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Namun konsep ini juga dapat meminimalkan polusi udara yang dapat menularkan penyakit.

Memang, konsep eco-house memiliki ruang terbuka yang dapat digunakan sebagai taman hijau untuk menyerap polusi udara.

Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat konsep ini, antara lain

Memiliki taman
Eco-house adalah konsep rumah yang menciptakan lingkungan hijau. Karena itu, Anda harus membuat taman di beranda. Taman ini berfungsi untuk memberikan kesegaran rumah Anda. Selain itu, taman juga dapat meminimalkan penyakit akibat polusi udara.

Jika Anda tidak memiliki sisa lahan untuk digunakan sebagai taman, Anda dapat menerapkan taman di atap Anda. Aplikasi ini disebut taman atap.

Jika Anda ingin mengaplikasikan taman di dalam ruangan, Anda dapat menanam tanaman kecil di rumah Anda, seperti Sanseviera (Lidah Mertua). Selain itu, Anda juga dapat menerapkan vertikal taman di rumah Anda yang diatur di rak

Hemat energi
Menghemat energi penting untuk membuat konsep rumah ramah lingkungan. Tentu saja, kebanyakan orang menyalakan lampu di siang hari untuk menerangi rumah mereka. Bahkan, Anda bisa menggunakan sinar matahari untuk mengganti cahaya untuk mencerahkan rumah Anda. Karena itu, desain rumah ramah lingkungan dirancang agar sinar matahari bisa masuk dengan maksimal.

Selain itu, penggunaan AC juga menyebabkan pemanasan global. Nah, alih-alih AC, Anda harus memperhatikan ventilasi udara. Karena, jika Anda memiliki ventilasi udara yang buruk, rumah Anda akan panas. Karena itu, pastikan ventilasi Anda memadai. Ventilasi yang tepat dapat menciptakan suasana sejuk di rumah Anda. Selain itu, ketinggian bangunan juga memengaruhi suasana rumah. Semakin tinggi bangunan Anda, semakin dingin ruangan Anda

Dengan kriteria di atas, Anda dapat membuat konsep rumah yang ramah lingkungan. Apakah Anda ingin merancang konsep rumah ekologis? Jika Anda tertarik, kami siap membantu Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *